Warga Tak Sadar Bahaya Kantong Plastik

15 Jun

PONTIANAK – Penggunaan kantong plastik hitam sebagai wadah pangan tidak dibenarkan, karena bisa menyebabkan perpindahan zat kimia berbahaya ke makanan yang nantinya akan dikonsumsi. Demikian disampaikan, Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Pontianak, Yanuarti, di kantornya, Jumat (8/6).

Pihaknya mengaku sering menemukan aktivitas pedagang pangan siap makan yang masih menggunakan kantong plastik hitam. Padahal dampak yang akan ditimbulkan, jika pangan bersentuhan dengan kantong tersebut cukup berbahaya, yakni perpindahan zat kimia pada kantung hitam ke makanan. Kantong hitam, lanjut Yanuarti, digolongkan berbahaya jika bersentuhan langsung dengan makanan. Sebab, bahan baku pembuatan kantong yang tidak jelas. Bisa saja bahan baku yang digunakan pembuatan kantong berasal dari limbah, seperti limbah rumah tangga, industri, dan tidak menutup kemungkinan limbah rumah sakit.

Sehingga, menurut Yanuarti, dampak yang ditimbulkan, bila makanan bersentuhan langsung dengan kantong plastik bisa menyebabkan atau menimbulkan penyakit seperti kanker. “Masyarakat harus kritis, kalau misalnya membeli makanan, dan kantong hitam langsung digunakan sebagai wadah tanpa ada alas lain,” katanya.
Namun masyarakat belum sadar untuk menjaga kesehatan. Setiap kali pihaknya melakukan penyuluhan, masih ditemui aktivitas masyarakat yang menggunakan kantong plastik hitam sebagai wadah makanan tanpa alas lain. Anehnya, hal ini tidak dipermasalahkan. “Biasa kalau kita ketemu yang penggunaan kantong yang salah, pedagangnya bilang ini permintaan pembeli,” ceritanya.

Ia mengimbau masyarakat agar memerhatikan penggunaan kantong plastik hitam. Setidaknya ada beberapa kode jenis plastik yang lazim digunakan, seperti kode 01, sifat dari kantung ini, jernih, kuat, tahan pelarut, kedap gas dan air, melunak pada suhu 80 derajat celcius. Penggunaannya, sepeti botol minuman, minyak goreng, selai peanut butter, kecap dan sambal, serta biskuit.

Selain itu, jenis plastik atau polimer dengan kode 05, yang sifatnya keras tapi fleksibel, kuat, permukaan berlilin, tidak jernih tapi tembus cahaya, tahan terhadap bahan kimia, panas dan minyak, serta akan melunak pada suhu 140 derajat celcius. Plastik ini, biasanya digunakan untuk pembungkus biskuit, kantong chips kentang, krat sereaalia, pita perekat kemasan, dan sedotan. “Jadi sudah ada kode dari 01 sampai 07,yang mana yang dapat digunakan sesuai dengan keperluan,” kata Yanuarti. (adg)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: