Sampah Plastik “Disulap” Jadi BBM

31 May

Mesin daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dibuat oleh Hanim, warga Desa Ngelgok, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Mesin ini bisa mendaur ulang plastik menjadi bahan bakar premium, minyak tanah dan solar. Namun untuk sementara waktu, alumni Institut Teknilogi Bandung ini memfokuskan produksi kerosin atau minyak tanah.

Cara kerjanya, sampah plastik dimasukan tabung baja, lalu dipanaskan dengan suhu, 300 derajat celcius hingga mengeluarkan uap. Uap ini lantas ditangkap kubah katalis dan dialirkan lewat kanal yang dipisah pisah oleh injector.

Oleh tabung injector inilah, minyak yang oktannya rendah dan tinggi dipisah. Minyak yang oktannya rendah diolah menjadi minyak tanah dan solar. Sementara minyak yang oktannya tinggi mejadi premium.

Namun Hanim masih menerapkan produksi minyak tanah. Satu kilogram sampah plastik bisa diolah menjadi satu liter kerosin. Ide pembuatan mesin daur ulang ini berbula dari keprihatinan Hanim, akan banyaknya sampah yang menjadi masalah.

Hanim bekerjasama dengan dinas kebersihan kabupaten Blitar dan berencana menerapkan mesin daur ulang sampah ini. Sementara mesin daur ulang masih berukuran mini dengan kapasitas terbatas. Minyak tanah hasil msin Hanim, masih diteliti oleh laboratorium di Surabaya. Jika layak, Hanim akan mematenkan produknya.

Dia juga akan menggandeng dinas kebersihan kabupaten Blitar, memproduksi mesin daur ulang dengan kapasitas yang besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: